You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Spanduk Sosialisasi Pembangunan Skybridge Dipasang
photo Wuri Setyaningsih - Beritajakarta.id

Spanduk Sosialisasi Pembangunan Skybridge Dipasang

PD Pembangunan Sarana Jaya memasang spanduk tanda dimulainya proses pembangunan konstruksi skybridge atau jembatan penyeberangan multiguna Tanah Abang, Jakarta Pusat. Pemasangan spanduk ini juga sebagai sosialisasi kepada warga.

Pemasangan spanduk ini sebagai bentuk sosialisasi dimulainya konstruksi skybridge atau jembatan penyeberangan multiguna Tanah Abang

Spanduk yang dipasang memiliki ukuran panjang 5 meter dan lebar 3,5 meter, dipasang di empat titik yakni di Jl Jati Baru tiga titik, dan JPO Blok G satu titik.

"Pemasangan spanduk ini sebagai bentuk sosialisasi dimulainya konstruksi skybridge atau jembatan penyeberangan multiguna Tanah Abang," ujar Yoory C Pinontoan, Dirut PD Sarana Jaya, Jumat (3/8).

Hunian Berkonsep TOD Bakal Dibangun di Lebak Bulus

Selain memasang spanduk sosialisasi, sambung Yoory, pihaknya juga melakukan pengukuran serta pendataan kondisi tanah di atas pedestrian. Pendataan dan pengukuran itu dilakukan selama 10 hari ke depan. Setelah itu, baru masuk proses pemasangan kerangka jembatan.

"Untuk pembangunannya kami menganggarkan dana sebesar Rp 35 miliar," jelasnya.

Sementara itu Camat Tanah Abang, Dedi Arief Darsono mengatakan, pembangunan ini sangat ditunggu-tunggu oleh warganya.

"Artinya, warga mendukung pembangunan skybridge atau jembatan layang multiguna Tanah Abang ini," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1182 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1156 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye944 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye925 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye844 personBudhi Firmansyah Surapati